STRUKTUR,DISTRIBUSI PENDAPATAN & KEMISKINAN
Masalah besar yang dihadapi negara sedang berkembang adalah Distribusi pendapatan dan tingkat kemiskinan. Tidak meratanya distribusi pendapatan memicu terjadinya ketimpangan pendapatan yang merupakan awal dari munculnya masalah kemiskinan. Membiarkan kedua masalah tersebut berlarut-larut akan semakin memperparah keadaan, dan tidak jarang dapat menimbulkan konsekuensi negatif terhadap kondisi sosial dan politik. Dalam distribusi pendapatan baik antar kelompok berpendapatan, antar daerah perkotaan dan daerah pedesaan, atau antar kawasan dan propinsi dan kemiskinan merupakan dua masalah yang masih mewarnai perekonomian Indonesia. Pada awal pemerintahan orde baru,
Sebagai bagian dari dunia internasional, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan derajat kehidupan bangsa agar setara dengan negara-negara lainnya di dunia. Kebijakan-kebijakan pembangunan yang diambil dan dilaksanakan “sejatinya” diarahkan pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berbagai upaya untuk mencapai tujuan tersebut telah banyak dilakukan, termasuk “menjalin hubungan” dengan lembaga-lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia.
PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DALAM PROSES PEMBANGUNAN
Perkembangan
masyarakat seringkali dianalogikan seperti halnya proses evolusi yaitu
suatu proses perubahan yang berlangsung sangat lambat. Pemikiran ini
sangat dipengaruhi oleh hasil-hasil penemuan ilmu biologi, yang memang
telah berkembang dengan pesatnya. Peletak dasar pemikiran perubahan
sosial sebagai suatu bentuk “evolusi”.saya menyimpulkan bahwa Masalah Pertumbuhan, Kemiskinan dan struktur Distribusi Pendapat bisa terjadi di Negara maju maupun Negara sedang berkembang. Selain itu juga manjadi masalah dunia sejak berabad-abad lalu. hingga kini masih menjadi bagian dari persoalan terberat dan paling krusial di dunia ini. Seiring berkembangnya pemikiran bahwa, maka upaya untuk mengatasi Masalah Pertumbuhan, Kemiskinan dan Distribusi Pendapat pun kini dikaitkan dengan perbaikan sistem dan struktur, tidak semata-mata bertumpu pada aksi sesaat berupa crash program. Namun kini pemerintahan Indonesia sedikit demi sedikit telah memperbaiki keadaan ekonomi rakyat dengan mengatasi Masalah Pertumbuhan, Kemiskinan dan Distribusi Pendapat yang terjadi di Indonesia
Pemerintah Indonesia harus jeli melihat masyarakat mana yang benar-benar membutuhkan bantuan. Selain itu pemerintah Indonesia juga hgarus memberantas kemiskinan untuk menyejahterakan rakyatnya menjadi rakyat yang makmur dan sejahtera dan juga segala kebuthanya tercukupi.
Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
geografis perekonomian
Letak geografis atau biasa kita sebut letak suatu daerah
atau wilayah yang berada di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Letak dan banyaknya pulau di Indonesia akan menjadi kekuatan dan kesempatan. Kekuatan dan kesempatan itu bisa diperoleh jika pulau-pulau yang sebagian besar merupakan kepulauan yang subur dan kaya dapat diolah dengan baik dan dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat banyak. Dengan kemampuan menggali dan memanfaatkan kekayaan alam yang ada Indonesia akan banyak memiliki pilihan produk yang dapat dikembangkan sebagai komoditi perdagangan, baik untuk pasar lokal maupun untuk pasar internasional. Dan dengan keindahan dan keanekaragaman budaya kepulauan tersebut dapat menjadi sumber penerimaan negara andalan melalui sektor industri pariwisata.
Selain kekuatan dan kesempatan Indonesia juga dapat memperoleh kelemahan dan ancaman di bidang ekonomi yang disebabkan oleh beberapa hal yaitu masih banyaknya sebagian masyarakat Indonesia yang hanya menikmati sedikit kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, Selain itu tidak dipungkiri bukan rahasia umum lagi bagi kita masih banyak pihak luar yang secara ilegal mengambil kekayaan alam Indonesia di berbagai kepulauan karena kurangnya SDM yg berwawasan dan berkualitas yg dapat memanfaatkan SDA di indonesia, dan secara geografis memang sulit untuk dilakukan pengawasan seperti biasa. Dengan demikian dituntut koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengamankan kepulauan Indonesia tersebut dan pihak-pihak yang tidak berhak mendapatkannya. Di pihak lain, banyak dan luasnya pulau menuntut suatu bentuk perencanaan dan strategi pembangunan yang cocok dengan keadaan geografis Indonesia tersebut. Strategi berwawasan ruang yang diterapkan pemerintah tampaknya sudah cukup tepat untuk mengatasi masalah ini.
Indonesia seperti telah sejarah buktikan, adalah negara dgn salah satu jenis tambang yg berlimpah, yakni minyak bumi pernah menjadikan negara Indonesia memperoleh dana pembangunan yang sangat besar, sehingga pada saat itu target pertumbuhan ekonomi kita berani ditetapkan sebesar 7,5 % ( masa Repelita II ). Meskipun saat ini minyak bumi tidak lagi menjadi primadona dan andalan komoditi ekspor Indonesia, namun Indonesia masih banyak memiliki hasil tambang yang dapat menggantikan peran minyak bumi sebagai salah satu sumber devisa negara. Selain minyak bumi Indonesia juga memiliki hasil tambang lain seperti biji besi, timah, tembaga, batu bara, gas bumi dan lain-lain.
jadi mungkin permasalahan ekonomi di geografis hanyalah kurangnya SDM yg berkualitas yg seharusnya bisa mengkelola dan mengawasi SDA yg berlimpah dinegara kita sendiri di indonesia, jadi kita sebagai remaja dan penerus bangsa ini harus bisa menjadi SDM yg berkualitas yang dapat bersaing di pasar global
Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
perencanaan pembangunan perekonomian
Dalam konteks Pelaksanaan pembangunan, perencanaan diperlukan, karena kita dilingkupi oleh keterbatasan sumber daya yang diperlukan untuk modal pembangunan. Melalui proses perencanaan, diperlukan intervensi sumberdaya manusia yang mampu mengbuat konsep berpikir yang tertuang dalam dokumen perencanaan agar bisa mengatasi sebuah kondisi dengan suplemen yang terbatas.
adapun karatekristik negara berkembang spt :
1. Produsen barang barang primer
2. Masalah tekanan penduduk
-Pengangguran
-Pertumbuhan penduduk yang cepat
-tingkat kelahiran tinggi
-Angka beban ketergantungan
3. SDA belum diolah
4. Penduduk masih terbelakang
5. Kekurangan modal
6. Orientasi perdagangan Luar Negri
yap .. mungkin menurut saya karakteristik negara berkembang masih banyak yg belom saya sebutkan diatas maklum mungkin karena tingkat wawasan saya masih belum luas dan kembali lagi ke permasalahan perencanaan pembangunan perekonomian di negara sedang berkembang saya ambil contohnya di negara saya sendiri seperti negara indonesia.
untuk menghasilkan loncatan perubahan yang optimal Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia perencanaan sangat penting, sebagai arah pedoman dan tujuan yang akan dicapai dari perencanaan juga bisa diperoleh perkiraan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk perbelanjaan dan hasil yang bisa diperoleh juga resiko dan masalah yang mungkin dihadapi. maka perencanaan diperlukan di dalam segala hal, apalagi untuk sesuatu yang besar seperti pembangunan negara berkembang bahkan negara maju pun masih membutuhkan perencanaan.
Arti berkembang sendiri adalah proses untuk menjadi negara maju. Artinya banyak yg harus dipikirkan disegala sektor. Baik jangka pendek, menengah ataupun panjang. Artinya diperlukan pemikiran atau perencanaan. Fungsi perencanaan sendiri agar langkah-langkah pengembangan itu bisa tertata dan berjalan dengan baik.Tentunya ada target yg diharapkan dalam perencanaan tersebut. Nah ketika ada kesalahan ataupun kekurangan dari perencanaan-perencanaan dan target yg diharapkan ini, maka sampel perencanaan tadi dapat digunakan sebagai evaluasi dan persiapan perencanaan, penanganan dan perbaikan yg lebih baik kedepannya nanti.
Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
Dalam konteks Pelaksanaan pembangunan, perencanaan diperlukan, karena kita dilingkupi oleh keterbatasan sumber daya yang diperlukan untuk modal pembangunan. Melalui proses perencanaan, diperlukan intervensi sumberdaya manusia yang mampu mengbuat konsep berpikir yang tertuang dalam dokumen perencanaan agar bisa mengatasi sebuah kondisi dengan suplemen yang terbatas.
adapun karatekristik negara berkembang spt :
1. Produsen barang barang primer
2. Masalah tekanan penduduk
-Pengangguran
-Pertumbuhan penduduk yang cepat
-tingkat kelahiran tinggi
-Angka beban ketergantungan
3. SDA belum diolah
4. Penduduk masih terbelakang
5. Kekurangan modal
6. Orientasi perdagangan Luar Negri
yap .. mungkin menurut saya karakteristik negara berkembang masih banyak yg belom saya sebutkan diatas maklum mungkin karena tingkat wawasan saya masih belum luas dan kembali lagi ke permasalahan perencanaan pembangunan perekonomian di negara sedang berkembang saya ambil contohnya di negara saya sendiri seperti negara indonesia.
untuk menghasilkan loncatan perubahan yang optimal Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia perencanaan sangat penting, sebagai arah pedoman dan tujuan yang akan dicapai dari perencanaan juga bisa diperoleh perkiraan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk perbelanjaan dan hasil yang bisa diperoleh juga resiko dan masalah yang mungkin dihadapi. maka perencanaan diperlukan di dalam segala hal, apalagi untuk sesuatu yang besar seperti pembangunan negara berkembang bahkan negara maju pun masih membutuhkan perencanaan.
Arti berkembang sendiri adalah proses untuk menjadi negara maju. Artinya banyak yg harus dipikirkan disegala sektor. Baik jangka pendek, menengah ataupun panjang. Artinya diperlukan pemikiran atau perencanaan. Fungsi perencanaan sendiri agar langkah-langkah pengembangan itu bisa tertata dan berjalan dengan baik.Tentunya ada target yg diharapkan dalam perencanaan tersebut. Nah ketika ada kesalahan ataupun kekurangan dari perencanaan-perencanaan dan target yg diharapkan ini, maka sampel perencanaan tadi dapat digunakan sebagai evaluasi dan persiapan perencanaan, penanganan dan perbaikan yg lebih baik kedepannya nanti.
Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
perlukah perencanaan pembangunan perekonomian di negara sedang berkembang?
Posted by anggi n saputra
Minggu, 08 Maret 2015
Kenaikan Harga BBM dalam Pandangan Ekonomi Politik
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menimbulkan kontroversi dan perdebatan sengit tidak hanya oleh mereka yang berada di kursi parlemen, bahkan rakyat juga ikut berkecimpung di dalamnya. Dalam kaitannya dengan ekonomi politik tentu harus ada yang menang dan kalah dalam kenaikan harga BBM ini. disini saya mencoba mengungkap tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah apabila kenaikan ini terjadi dan juga siapa yang menjadi “free rider”, dengan itu kita akan tahu apakah benar APBN akan defisit jika BBM terus disusidi.
Perekonomian Indonesia memang dalam situasi yang kurang bagus untuk menghadapi pasar dunia,
apalagi dalam permasalahan mengenai Bahan Bakar Minyak yang dari sejak
dulu sudah tidak beres dalam penanganan masalah-masalah yang timbul
terkait masalah ini. Pemerintah seolah disetir oleh sebuah kekuatan
kapital besar yang membayang-bayangi, sehingga keputusan yang akan
diambil seolah tak berpihak pada rakyat Indonesia pada umumnya tetapi
lebih menekankan pada kepatuhan pada kekuatan Kapital tersebut.
Dalam permainan terkait kenaikan harga BBM yang menggemparkan
seluruh elemen masyarakat Indonesia. Mereka yang menolak akan hal itu
karena merasa dibohongi oleh pemerintah yang selalu mengatakan bahwa
APBN akan terus defisit jika BBM disubsidi sedangkan harga minyak dunia
terus naik. Mereka yang merasa setuju dengan adanya kenaikan ini karena
memang minyak dunia naik, maka BBM pun harus dicabut subsidinya dan
berbagai macam argumen-argumen lainnya, Akhirnya menimbulkan dua kubu
besar pertama, golongan Pro terhadap kenaikan dan kedua, golongan
yang Kontra terhadap kenaikan ini. Permasalahan klasik yang selalu ada
terkait dengan masalah kenaikan dari dulu hingga saat ini terus terjadi.
Untuk dapat menentukan berapa harga BBM yang pantas untuk rakyat
Indonesia kita perlu sepaham dahulu bahwa yang diartikan dengan BBM yang
akan kita bicarakan adalah bensin premium, karena hanya bensin premium
saja yang dijadikan obyek perdebatan. Selanjutnya kita perlu sepaham
juga tentang apa yang diartikan dengan “harga pokok”, dan apakah harga
pokok sama dengan pengeluaran uang tunai ? Kalau yang diartikan dengan
harga pokok bensin premium adalah uang tunai yang harus dikeluarkan
untuk mengadakan bensin premium.
Kita tidak pernah tahu berapa beban APBN atas bunga hutang yang harus pemerintah bayar setiap tahun yang sebenarnya tidak perlu. Karena APBN tidak pernah diserap 100% oleh Kementerian bahkan terkesan menghambur-hamburkan anggaran. kita tidak pernah melihat pemerintah kreatif untuk memikirkan efisiensi terhadap kebijakan-kebijakan yang berdampak negatif terhadap rakyat.
Kalau boleh saya mencontoh Sri Mulyani, maka saya akan lebih senang membandingkan harga rokok di Indonesia dengan Malaysia. kurang lebih 2 tahun lalu rata-rata harga rokok di RI +/-Rp 11.000,- per bungkus, sedangkan di Malaysia rata-rata harga rokok sudah mencapai +/-35.000,- jumlah perokok di Indonesia mencapai 100 juta orang, jika setiap perokok menghabiskan 7 batang per hari, maka akan ada 700 juta batang rokok yang dihisap per hari, jika cukai rokok dinaikkan Rp 250 per batang, maka harga rokok (dengan isi 16 batang per bungkus) akan menjadi Rp 15.000,- per bungkus (masih jauh lebih murah dibandingkan dengan harga rokok di Malaysia), hal tersebut akan menambah pendapatan baru dari Cukai rokok, yakni: 700 juta batang rokok X Rp. 250,- X 365 Hari = 63,875 Trilyun.
Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
Kita tidak pernah tahu berapa beban APBN atas bunga hutang yang harus pemerintah bayar setiap tahun yang sebenarnya tidak perlu. Karena APBN tidak pernah diserap 100% oleh Kementerian bahkan terkesan menghambur-hamburkan anggaran. kita tidak pernah melihat pemerintah kreatif untuk memikirkan efisiensi terhadap kebijakan-kebijakan yang berdampak negatif terhadap rakyat.
Kalau boleh saya mencontoh Sri Mulyani, maka saya akan lebih senang membandingkan harga rokok di Indonesia dengan Malaysia. kurang lebih 2 tahun lalu rata-rata harga rokok di RI +/-Rp 11.000,- per bungkus, sedangkan di Malaysia rata-rata harga rokok sudah mencapai +/-35.000,- jumlah perokok di Indonesia mencapai 100 juta orang, jika setiap perokok menghabiskan 7 batang per hari, maka akan ada 700 juta batang rokok yang dihisap per hari, jika cukai rokok dinaikkan Rp 250 per batang, maka harga rokok (dengan isi 16 batang per bungkus) akan menjadi Rp 15.000,- per bungkus (masih jauh lebih murah dibandingkan dengan harga rokok di Malaysia), hal tersebut akan menambah pendapatan baru dari Cukai rokok, yakni: 700 juta batang rokok X Rp. 250,- X 365 Hari = 63,875 Trilyun.
Kalau saja Pemerintah mau sedikit kreatif
masih banyak lagi permasalahan untuk di Efisiensi, terutama yang
dampaknya negatif buat rakyat.
Daftar Pustaka : Pasaribu,Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
Kenaikan Harga BBM dalam Pandangan Ekonomi Politik Perekonomian Indonesia
Posted by anggi n saputra
Kamis, 05 Maret 2015
Tahun 2015 dapat menjadi tahun yang penuh tantangan bagi perkembangan ekonomi Indonesia. Kebijakan tentang ASEAN Trade Facilitation antar
negara ASEAN diatas tidak lain bertujuan untuk memacu perekonomian di
kawasan Asia Tenggara, khususnya anggota-anggota ASEAN.
Kemudahan-kemudahan yang detetapkan dalam perjanjian AEC diharapkan akan
meningkatkan volume perdagangan antar negara-negara ASEAN. Indonesia
sebagai anggota ASEAN mau tidak mau harus segera mempersiapkan dengan
baik dan matang baik dari segi moral atau tingkah laku masyarakat maupun
kebijakan/fasilitas yang dibuat oleh pemerintah untuk dapat menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2015 nanti dengan baik dan berhasil memanfaatkannya.
Bukan hal yang mudah untuk menghadapi AEC, perlu adanya persiapan yang matang agar Indonesia tidak tertinggal atau hanya jadi penonton ASEAN EconomicCommunity(AEC) 2015 nanti. AEC yang direncanakan akan dilaksanakan 2015 nanti dapat membuat negara Indonesia semakin maju dan bisa juga membuat Indonesia semakin terpuruk dan tertinggal oleh negara-negara ASEAN lainnya, bila tidak adanya persiapan untuk menghadapi ASEAN Economic Community (AEC). Dapat dikatakan AEC dapat mengubah Indonesia menjadi lebih baik dan bisa juga mengubah Indonesia menjadi lebih terpuruk lagi bila tidak dapat memanfaatkan kesempatan AEC 2015 nanti. Maka dari itu harus ada tindakan atau cara yang harus segera dilakukan untuk persiapan menghadapi AEC agar Indonesia semakain menjadi lebih baik lagi terutama dari segi ekonominya.
Cara yang dapat dilakukan dan harus segera dilakukan untuk menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 nanti adalah melakukan pelatihan atau training kepada seluruh masyarakat Indonesia, pelatihan yang sifatnya berlanjut dan dapat menyentuh seluruh masyarakat Indonesia baik yang ada di kota maupun di desa. Cara ini dilakukan karena masih banyaknya masyarakat Indonesia yang tidak tahu mengenai ASEAN EconomicCommunity(AEC) yang akan dilaksanakan 2015 nanti atau bahkan mengenal saja tidak.
Pelatihan dilakukan agar mereka tahu dan mengerti bahwa di Tahun 2015 nanti Indonesia akan menghadapi ASEAN Economic Community (AEC), dan harus ada yang dipersiapkan dari segala aspek. Selain itu pelatihan juga diberikan agar mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika AEC ini sudah dilaksanakan, memberi tahu bahwa mereka tidak boleh hanya menjadi penonton melainkan harus berkontribusi mengubah Indonesia menjadi lebih baik lagi. Pelatihan juga memberikan motivasi bahwa masyarakat Indonesia harus memanfaatkan AEC, untuk menjadi Entrepreneur bukan hanya menjadi pedagang atau penonton tetapi menjadi entrepreneur yang menciptakan ide-ide baru yang cemerlang untuk mengubah perekonomian Indonesia menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik dalam lingkup Asia Tenggara terutama dari segi ekonominya.
Cara yang kedua adalah melakukan penelitian, penelitian produk dengan hasil data yang valid. Hasil penelitian ini dimaksudkan agar Indonesia mengetahui produk-produk apa saja yang dibutuhkan oleh negara-negara ASEAN dan hasil penelitian juga nantinya digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki produk agar disukai oleh pasar negara ASEAN. Sehingga, berhasil menciptakan produk-roduk yang dibutuhkan ASEAN dan dapat memproduksinya di Indonesia untuk dijual kepada negara ASEAN nantinya, diharapkan munculnya kebergantungan negara-negara di ASEAN kepada Indonesia. Bukan negara Indonesia yang bergantung kepada negara asing tetapi negara asing yang bergantung kepada Indonesia.
Bukan hal yang mudah untuk menghadapi AEC, perlu adanya persiapan yang matang agar Indonesia tidak tertinggal atau hanya jadi penonton ASEAN EconomicCommunity(AEC) 2015 nanti. AEC yang direncanakan akan dilaksanakan 2015 nanti dapat membuat negara Indonesia semakin maju dan bisa juga membuat Indonesia semakin terpuruk dan tertinggal oleh negara-negara ASEAN lainnya, bila tidak adanya persiapan untuk menghadapi ASEAN Economic Community (AEC). Dapat dikatakan AEC dapat mengubah Indonesia menjadi lebih baik dan bisa juga mengubah Indonesia menjadi lebih terpuruk lagi bila tidak dapat memanfaatkan kesempatan AEC 2015 nanti. Maka dari itu harus ada tindakan atau cara yang harus segera dilakukan untuk persiapan menghadapi AEC agar Indonesia semakain menjadi lebih baik lagi terutama dari segi ekonominya.
Cara yang dapat dilakukan dan harus segera dilakukan untuk menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 nanti adalah melakukan pelatihan atau training kepada seluruh masyarakat Indonesia, pelatihan yang sifatnya berlanjut dan dapat menyentuh seluruh masyarakat Indonesia baik yang ada di kota maupun di desa. Cara ini dilakukan karena masih banyaknya masyarakat Indonesia yang tidak tahu mengenai ASEAN EconomicCommunity(AEC) yang akan dilaksanakan 2015 nanti atau bahkan mengenal saja tidak.
Pelatihan dilakukan agar mereka tahu dan mengerti bahwa di Tahun 2015 nanti Indonesia akan menghadapi ASEAN Economic Community (AEC), dan harus ada yang dipersiapkan dari segala aspek. Selain itu pelatihan juga diberikan agar mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika AEC ini sudah dilaksanakan, memberi tahu bahwa mereka tidak boleh hanya menjadi penonton melainkan harus berkontribusi mengubah Indonesia menjadi lebih baik lagi. Pelatihan juga memberikan motivasi bahwa masyarakat Indonesia harus memanfaatkan AEC, untuk menjadi Entrepreneur bukan hanya menjadi pedagang atau penonton tetapi menjadi entrepreneur yang menciptakan ide-ide baru yang cemerlang untuk mengubah perekonomian Indonesia menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik dalam lingkup Asia Tenggara terutama dari segi ekonominya.
Cara yang kedua adalah melakukan penelitian, penelitian produk dengan hasil data yang valid. Hasil penelitian ini dimaksudkan agar Indonesia mengetahui produk-produk apa saja yang dibutuhkan oleh negara-negara ASEAN dan hasil penelitian juga nantinya digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki produk agar disukai oleh pasar negara ASEAN. Sehingga, berhasil menciptakan produk-roduk yang dibutuhkan ASEAN dan dapat memproduksinya di Indonesia untuk dijual kepada negara ASEAN nantinya, diharapkan munculnya kebergantungan negara-negara di ASEAN kepada Indonesia. Bukan negara Indonesia yang bergantung kepada negara asing tetapi negara asing yang bergantung kepada Indonesia.
perusahaan dan lembaga sosial
perusahaan
perusahaan adalah organisasi yang bertujuan mengoptimalkan
pendapatan atau laba dengan mengolah bahan baku atau sumber daya alam
yang ada,jadi sumber pendapatannya berdasarkan tingkat keuntungan dari
hasil penjualan produknya.
1. Tujuan pendirian perusahaan, dibedakan menjadi dua yaitu:
a. Tujuan ekonomis
Berkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas, harga, kuantitas, pelanggan (inovatif).
b. Tujuan sosialBerkenaan dengan upaya perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya.
Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas, harga, kuantitas, pelanggan (inovatif).
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, faktor-faktor produksi, maupun masyarakat luas.
Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan, yaitu memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan.
2. Perusahaan sebagai suatu sistem
Sistem adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem karena merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan masyarakat,maupun tanggung jawab sosial.
a. Kepada pemilik modal: pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
b. Kepada lembaga peneliti: membantu pendanaan.
c. Kepada pekerja: membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
d. Kepada konsumen: menyediakan barang dan jasa yang bagus.
e. Kepada pemerintah: membayar pajak.
3. Sifat sistem perusahaan
a. Kompleks
b. Sebagai suatu kesatuan / unit.
c. Sifatnya beragam.
d. Saling tergantung.
e. Dinamis
Lembaga sosial
Dalam pendirian perusahaan harus menyesuaikan pula dengan letak perusahaan
tersebut akan didirikan, harus memperhitungkan untung dan ruginya. Ada 4
(empat) jenis letak perusahaan :
1 .Letak Perusahaan yang Terikat Pada Alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia; misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.
2. Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerjainan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.
3. Letak Perusahaan yang Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.
4. Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :
a. Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen
b. Dekat dengan pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.
c. Dekat dengan pemasuk tenaga kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.
d. Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.
e. I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu.
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.
f. Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.
g. Besarnya suplai modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.
Apa kaitannya perusahaan dengan lembaga sossial?
Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat. Jadi, perusahaan bisa dikatakan lembaga sosial karena membantu menyejahterakan masyarakat dengan cara membuka lapangan pekerjaan, sehingga taraf hidup masyarakat pun sedikit terbantu.
Setiap pendirian perusahaan pastilah memiliki tujuan yang ingin dicapai berikut tujuan pendirian perusahaan ada 2 yaitu:
1. Tujuan Ekonomis
Tujuan Ekonomis berkenaan dengan upaya perusahaan berupaya menciptakan laba, menciptakan pelanggan/konsumen, dan menjalankan upaya-upaya pengembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakat dalam hal produkyang di inginkan, kualitas, harga, kuantitas, waktu pelayanan, kegunaan produk, dan sebagai
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia; misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.
2. Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerjainan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.
3. Letak Perusahaan yang Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.
4. Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :
a. Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen
b. Dekat dengan pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.
c. Dekat dengan pemasuk tenaga kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.
d. Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.
e. I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu.
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.
f. Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.
g. Besarnya suplai modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.
Apa kaitannya perusahaan dengan lembaga sossial?
Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat. Jadi, perusahaan bisa dikatakan lembaga sosial karena membantu menyejahterakan masyarakat dengan cara membuka lapangan pekerjaan, sehingga taraf hidup masyarakat pun sedikit terbantu.
Setiap pendirian perusahaan pastilah memiliki tujuan yang ingin dicapai berikut tujuan pendirian perusahaan ada 2 yaitu:
1. Tujuan Ekonomis
Tujuan Ekonomis berkenaan dengan upaya perusahaan berupaya menciptakan laba, menciptakan pelanggan/konsumen, dan menjalankan upaya-upaya pengembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakat dalam hal produkyang di inginkan, kualitas, harga, kuantitas, waktu pelayanan, kegunaan produk, dan sebagai
2. Tujuan
Sosial
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, faktor-faktor produksi, maupun masyarakat luas. Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan , yaitu memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan .
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, faktor-faktor produksi, maupun masyarakat luas. Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan , yaitu memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan .
jenis jenis letak perusahaan yang harus diperhatikan
Posted by anggi n saputra
Sabtu, 06 Desember 2014